Kepala MTs GUPPI Malintang di “Riksus” Kemenag Madina. Warga Desak Amir “Mundur”

METROINDONEWS.COM SUMATERA UTARA-Oknum Kepala MTs GUPPI Malintang Amir Mahmud dikabarkan sedang menjalani Riksus (pemeriksaan khusus) oleh Kementerian Agama Kab Madina, pada hari ini selasa (02/06).

Pemeriksaan intensif dan evaluasi tersebut dilakukan Kasi Penmad Kab Madina H. Ikhwan Siddiki, MA di ruang kerjanya buntut dari derasnya laporan warga dan desakam sejumlah organisasi tentang merebaknya praktek pungliu (pungutan liar) kepada guru, pemotongan Dana PIP (Program Indonesia Pintar) siswa, serta pengelolaan dana BOS madrasah yang dinilai sarat masalah dan tidak transparan di madrasah tersebut.

Pantauan wartawan di lokasi, oknum pimpinan madrasah itu terlihat hadir ke Kantor Kemenag sekitar jam 11.10 WIB dengan memakai stelan pakaian hitam putih, mengendarai kenderaan roda dua dan langsung terburu buru menuju ruangan Kasi Penmad Kemenag Kab Madina.

Tersiar kabar, akibat desakan warga yang makin meluas Amir Mahmud disebut sebut akan legowo menyerahkan salinan surat pengunduran diri dari jabatan Kepala Madrasah langsung ke tangan Kakankemenag Kab Madina.

Sampai berita ini diterbitkan, pemeriksaan masih terus berlangsung dan akan dilanjutkan usai jam istirahat. Para kru media masih menunggu perkembangan terbaru dan keterangan resmi dari Kemenag Madina dan penjelasan dari pimpinan madrasah tentang hasil pemeriksaan tersebut

Sejumlah warga dan tokoh masyarakat Malintang ketika dihubungi wartawan mengapresiasi Kakan Kemenag Madina yang bertindak responsif mengakomdir aspirasi warga serta memanggil pimpinan madrasah untuk menyelesaikan persoalan di Kantor Kemenag. “Kita apresiasi Kemenag dalam hal ini. Tapi tuntutan kita tetap tidak berubah.

Amir Mahmud kita desak untuk segera mundur dari jabatan Kepala Madrasah karna dinilai tidak amanah dan gagal total dalam memimpin MTs GUPPI Malintang. Kita minta agar Kemenag Madina tidak tutup mata melihat kebobrokan madrasah ini. Mundur adalah solusi terbaik bagi saudara Amir Mahmud” ujar tokoh masyarakat A. Matondang kepada media.

Warga berharap agar kisruh MTs Malintang segera berakhir dengan solusi terbaik apalagi dengan moment Penerimaan Siswa Baru dan penamatan siswa yang akan digelar dalam waktu dekat.

(Tim)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250