METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Wadah mengasah kemampuan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepanduan Tingkat Nasional (Pusdiklatnas) Gerakan Pramuka. Resmi menggelar Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KPD) Tingkat Nasional Tahun 2026. Kursus tersebut diselenggarakan di Kompleks Pusdiklatnas Gerakan Pramuka, Cibubur Jakarta yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 16 hingga 22 Juni 2026.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Kwartir Nasional Bidang Pembinaan Anggota Dewasa, Kak Dr. Rahman Syah, M.Si. Pembukaan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Kwarnas Bidang Abdimas, LH dan Humasinfo Kak Mayjen TNI Mar (Purn) Yuniar Ludfi. Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Dalam Negeri dan Luar Negeri Kak Mayjen TNI (Purn) Toto Siswanto, S.IP. M.M. Bersama Kepala Pusdiklatnas Gerakan Pramuka Kak Yana Suptiana, S.Pd., M.Pd.
Bertindak sebagai Ketua Panitia Penyelenggara adalah Kak Mohammad Laiyin Nento selaku Wakil Kepala Pusdiklatnas. Sementara kepemimpinan kursus dipercayakan kepada Kak Rd. M. Iqbal, S.Pd.I.
Dalam kesempatan tersebut mewakili Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Kak Budi Waseso, Kak Rahman Syah mengatakan pentingnya peran Pelatih Pembina dalam menjaga mutu pembinaan di gugusdepan maupun di kwartir. Dia memberikan instruksi strategis bagi para peserta setelah menyelesaikan kursus ini.
“Tugas Kakak begitu kembali, ketemu dengan Dinas Pendidikan Provinsi atau Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Hubungi UPT-nya, diskusi bagaimana menyiapkan tenaga Pembina yang merata di seluruh satuan pendidikan atau gugusdepan,” ungkap Kak Rahman Syah.
Lanjut dia, maju mundurnya Gerakan Pramuka tidak ditentukan oleh pimpinan di Kwartir. Melainkan oleh para Pembina di lapangan.
“Pembina tentu sangat ditentukan bagaimana Kakak mempersiapkan kursus”. Sehingga pada akhirnya, Pembina yang mengikuti kursus yang Kakak rancang bisa berdiri di depan peserta didik, dan membuat adik-adik kita tampil di panggung-panggung juara,” cetusnya.
Sementara menurut Ketua Panitia Penyelenggara Kak Laiyin menyebutkatkan dinamika persiapan dan pelaksanaan kursus tahun ini yang kembali digelar setelah penantian cukup lama.
“KPD ini adalah sebuah kursus peralihan, dari dunia membina hingga akhirnya bertambah amanah melatih para anggota dewasa”. Tentu hal tersebut menjadi sebuah momentum yang sangat penting yang bisa Kakak alami langsung di sini,” imbuh Kak Laiyin.
Pusdiklatnas Gerakan Pramuka terakhir kali menyelenggarakan KPD pada tahun 2019. Setelah 7 tahun, Pusdiklatnas akhirnya kembali menyelenggarakan KPD. Demi mengakomodasi wilayah yang membutuhkan.
(WP/TI)














