METROINDONEWS.COM, KOTA PADANG – Maju jika dituju, dalam rangka upaya Kota Padang menuju City of Gastronomy dalam jejaring UNESCO Creative Cities Network (UCCN) mendapat dukungan pemerintah pusat. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya membuka Talk on Taste di Mini Stage Kawasan Kota Tua Padang, dikutif Senin (10/8).
Forum yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 tersebut menempatkan gastronomi. Bukan sekadar urusan makanan. Tetapi sebagai strategi pengembangan ekonomi kreatif yang menghubungkan budaya, sejarah, desain, seni, pariwisata, dan pelaku usaha lokal.
Teuku Riefky mengatakan pemerintah pusat mendukung upaya Padang menjadi kota gastronomi pertama dari Indonesia yang masuk dalam UNESCO Creative Cities Network. Menurut dia, kekuatan gastronomi dapat menjadi lokomotif ekonomi kreatif apabila dikembangkan melalui ekosistem yang melibatkan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan komunitas kreatif.
Dukungan tersebut sekaligus menuntut kesiapan Padang untuk membangun fondasi yang lebih kuat. Gastronomi tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan menu khas Minangkabau. Namun perlu ditopang kualitas destinasi, kebersihan, pelayanan, infrastruktur, serta kemampuan pelaku usaha memenuhi standar yang dibutuhkan.
Wali Kota Padang Fadly Amran menambahkan Pemko Padang siap melakukan pembenahan untuk mendukung agenda tersebut. Pembenahan mencakup infrastruktur, kebersihan dapur, fasilitas toilet, sertifikasi restoran, hingga peningkatan kualitas pelayanan.
Dimana, lanjut dia, langkah tersebut menjadi semakin relevan dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Kota Padang. Berdasarkan data yang disampaikan Pemko Padang, jumlah kunjungan meningkat dari 4,3 juta pada 2024 menjadi 5,5 juta pada 2025.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya pasar bagi ekosistem gastronomi. Tantangannya adalah memastikan peningkatan jumlah wisatawan tersebut. Dapat ikut menciptakan nilai tambah bagi UMKM kuliner, restoran, pelaku kreatif, perhotelan, hingga sektor pariwisata secara lebih luas.
Talk on Taste menghadirkan sejumlah pakar dan pelaku kuliner, di antaranya William Wongso, Lord Ardi. Bersama Dewan Kuliner Indonesia yang terdiri atas Roby Bagindo, Gupta Sitorus, dan Ray Janson.
(IP/RN)














