METROINDONEWS.COM, KOTA MAKASAR – Satu proses menuju perubahan, terkait ambang batas Parliamentary Threshold sebesar 5 persen, menjadi perhatian Anies Rasyid Baswedan. Ketika meresmikan Sekretariat Gerakan Rakyat di Jalan Paropo Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar, dikutif pada Senin (21/9).
Kendati masih berstatus Organisasi Kemasyarakatan, Anies meminta pengurus Gerakan Rakyat. Tentu agar terus bergerak dan menjangkau masyarakat,” ucapnya.
Anies mengapresiasi Ormas Gerakan Rakyat menjangkau masyarakat, seraya berpesan agar selalu menjaga kerukunan.
Dimana tadi saya pesankan menjaga kerukunan, menjangkau semua. Sehingga kita berharap gerakan perubahan makin hari makin bisa menjangkau semuanya,” kata Anies kepada wartawan.
Sementara terkait tarik ulur pembahasan revisi Undang Undang Pemilu tentang Parliamentary Threshold sebesar 5 persen, Anies mengaku enggan ambil pusing. Dia menegaskan agar Ormas Gerakan Rakyat membantu meringankan beban masyarakat.
Sebagai tolak ukur, sekarang kita jangkau semuanya. Sedang banyak masalah sosial hari ini dan saya berharap teman-teman di Ormas Gerakan Rakyat dapat berbuat lebih banyak lagi. Supaya meringankan beban masyarakat,” ungkap Anies.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan, Asri Tadda, menambahkan, Gerakan Rakyat. Hingga saat ini sudah terbentuk 18 pengurus DPD Gerakan Rakyat di Sulsel. Siaebutkan sudah ada enam daerah terbentuk.
Namun masih ada enam yang belum rampung kepengurusan, di antaranya Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Utara, Enrekang, dan Kepulauan Selayar,” pungkasnya.
(MRD/DL)














