Biaya Golf OJK dan Bank Mandiri Habis Miliaran, CBA:  KPK Turun Tangan

METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Diam tapi menghanyutkan. Centre for Budget Analysis (CBA) menyoroti besarnya anggaran permainan golf. Tentu saja yang digunakan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Mandiri.

Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi pun mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyelidikan atas penggunaan anggaran tersebut.
Karena bukan hanya OJK yang gila-gilaan menghabiskan anggaran untuk main golf. Malah justru Bank Mandiri juga lebih gila ikut-ikutan,” kata Uchok dalam keterangannya, dikutif Kamis (17/6).

Menurut catatan CBA, anggaran permainan golf OJK mencapai Rp15,8 miliar pada 2023 dan Rp. 12 miliar pada 2024. Rinciannya, realisasi anggaran fasilitas golf dengan kode 5131024000 sebesar Rp. 2,9 miliar pada 2023 dan Rp. 1,4 miliar pada 2024. Sementara fasilitas golf dengan kode 5131024002 mencapai Rp.1,2 miliar pada 2023 dan Rp. 1 miliar pada 2024.

Uchok menyebutkan, persoalan serupa juga terjadi di Bank Mandiri. Diamana alasan yang digunakan bank pelat merah itu adalah untuk menjalin hubungan baik dengan para pemangku kepentingan.

“Sedangkan, beban anggaran ditempakan pada pos Humas dan Pengembangan Usaha”. Maka CBA menilai, alasan tersebut dinilai perlu diuji lebih jauh. Terutama menyangkut transparansi dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran.

“Berkesan alasannya manis sekali, ‘menjalin hubungan baik dengan pemangku kepentingan’,” ucapnya.
Dia turut mempertanyakan apakah seluruh pengeluaran benar-benar memiliki dokumen pendukung yang memadai.

(PI/TR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250