Pramono: Pembangunan Harus Berdampak Nyata Bagi Warga Jakarta

METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Tujuan pembangunan wilayah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta di Silang Selatan Monas Jakarta Pusat, dikutif, Selasa (23/6).
Memasuki satu tahun menuju usia lima abad, Jakarta terus memperkuat transformasi. Sebagai kota global yang maju, inklusif, berdaya saing, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan peringatan HUT ke-499 Jakarta bukan sekadar momentum mengenang perjalanan sejarah. Melainkan juga pijakan untuk menyiapkan masa depan kota yang lebih maju dan berkelanjutan.

Usia tersebut menjadi pengingat Jakarta sedang berdiri di gerbang menuju lima abad. Hal tersebut  bukan hanya tentang mengenang sejarah. Tetapi juga memastikan Jakarta siap menghadapi masa depan sebagai kota global yang tetap berpihak kepada warganya,” ungkapnya.

Menurut dia, perjalanan Jakarta selama hampir lima abad tidak lepas dari kontribusi seluruh elemen masyarakat. Keberagaman dan semangat gotong royong menjadi fondasi yang membuat Jakarta terus tumbuh dan berkembang hingga saat ini.

“Karena itu, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat, komunitas, dunia usaha, tokoh agama, tokoh budaya, media”. Sekaligus tethadap semua pihak yang terus menjadi bagian dari pembangunan Jakarta.

Pramono menekankan keberhasilan pembangunan harus diukur dari manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus memastikan layanan dasar dan program pembangunan mampu menjawab kebutuhan warga.

Menurut dia, pembangunan harus hadir dalam kehidupan sehari-hari warga. Pendidikan, kesehatan, kesempatan kerja, bantuan sosial, dan transportasi publik tetap menjadi prioritas. Tentu saja agar manfaat pembangunan tidak hanya terlihat dalam data, tetapi juga dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Pramono menambahkan Jakarta dapat tumbuh menjadi kota yang maju secara ekonomi, kuat secara sosial, serta nyaman ditinggali oleh seluruh lapisan masyarakat. 
Di tengah persaingan global, Jakarta juga harus mampu mempertahankan identitas, budaya, dan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatannya,” imbuhnya.

(PA/GN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250