METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Gelombang ekonomi, pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sekaligus merespons dinamika global melalui serangkaian kebijakan strategis yang diumumkan dalam konferensi pers secara hybrid, Selasa (31/3).
“Kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah mitigasi risiko sekaligus upaya adaptif menghadapi ketidakpastian global yang terus berkembang”.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan pemerintah bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Untuk memastikan ketahanan ekonomi nasional tetap terjaga di tengah tekanan global.
Dia melanjutkan Indonesia justru menunjukkan ketangguhan sebagai negara yang adaptif dan resilien serta memastikan bahwa kondisi ekonomi nasional tetap berada pada jalur yang stabil.
“Sehingga kondisi perekonomian nasional tetap stabil dengan fundamental yang kokoh, stok BBM nasional dalam kondisi aman, dan stabilitas fiskal tetap terjaga,” ucapnya.
Menurut Airlangga, situasi global yang penuh tekanan, termasuk gangguan rantai pasok dunia, tidak dipandang sebagai hambatan. Kondisi tersebut justru menjadi momentum untuk mendorong transformasi menuju sistem kerja dan ekonomi yang lebih efisien dan modern.
“Situasi ini bukanlah hambatan, kata Airlangga, melainkan momentum bagi kita untuk melakukan akselerasi perubahan perilaku yang modern dan efisien”.
Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah terus menjaga kesehatan fiskal negara agar tetap mampu merespons gejolak ekonomi global.
Dia memastikan bahwa hingga akhir tahun, kondisi anggaran tetap terkendali dengan defisit yang terjaga.
“Tentu kami selalu menjaga anggaran berkesinambungan, dan dengan begitu kami masih mempunyai ruangan untuk memberi cushion atau bantalan terhadap gejolak perekonomian dunia”. Mengingat hitungan kita sekarang sampai rata-rata akhir tahun, anggaran kita tetap berkesinambungan dan defisitnya tetap terkendali,” kata Purbaya.
Lebih lanjut dia memaparkan pengelolaan anggaran negara dilakukan secara hati-hati dan terukur sehingga tetap terkendali.
Kemudian Menkeu, memastikan masyarakat tidak perlu khawatir karena defisit anggaran dijaga dan tidak akan keluar dari batas yang telah diperhitungkan.
“Sehingga teman-teman media dan masyarakat tidak perlu khawatir defisitnya tidak terkendali dan anggarannya morat-marit”. Tetap kita kendalikan dengan baik semuanya, dan kita sudah hitung sampai dengan akhir tahun,” ujarnya, bersumber dari BPMI Setpres.
(KE/TR)














