Rotasi Jabatan Kabid Humas Polda Riau, Sinyal Komunikasi Semakin Terbuka

METROINDONEWS.COM, RIAU – Posisi bergeser cepat, jabatan Kabid Humas Polda Riau berganti setelah Kapolri menerbitkan surat telegram mutasi pada Jumat, 26 Juni 2026. Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad digantikan oleh Kombes Pol Akmadi.

Sementara Pandra ditugaskan sebagai Gadik Kepolisian Madya Tingkat II Diklatsus Jatrans Lemdiklat Polri. Sedangkan, Akmadi sebelumnya menjabat sebagai Direktur Samapta Polda Sumatera Barat.

Pergantian tersebut menjadi pembicaraan karena waktunya berdekatan dengan aksi damai sejumlah wartawan mitra Polda Riau. Sepekan sebelumnya, puluhan jurnalis berkumpul membawa uang receh. Uang itu dikembalikan kepada Kombes Pandra sebagai simbol kekecewaan terhadap pola komunikasi yang dinilai kurang terbuka.

Meski demikain, aksi berlangsung damai. Dimana para wartawan menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu aktivitas pelayanan kepolisian. Pesan utama aksi tersebut mengarah pada harapan agar hubungan antara kepolisian dan media berjalan lebih terbuka serta mudah diakses saat proses konfirmasi informasi.

Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, ketika aksi berlangsung, menilai fungsi Humas memiliki peran penting dalam menjaga komunikasi antara institusi kepolisian dan media. Bidang Humas seharusnya menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dan media. “Sehingga hubungan kerja tetap berjalan baik,” ungkap Raja Isyam. 

“Berdasarkan surat telegram Kapolri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad”. Meninggalkan jabatan Kabid Humas Polda Riau untuk mengemban tugas baru di Lemdiklat Polri. Penugasan tersebut menjadi bagian dari mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pengganti Pandra, Kombes Pol Akmadi, bukan nama baru di lingkungan kepolisian. Sebelum bertugas di Riau, Akmadi memimpin Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk menghadapi tugas baru sebagai juru bicara utama Polda Riau.

Kasubdit Pemnas Bidhumas Polda Riau, AKBP Rudi Samosir, mengatakan perpindahan jabatan tersebut. Merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang rutin dilakukan di tubuh Polri. Mutasi tersebut merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi di tubuh Polri,” jelas Rudi, Jumat (26/6).

Menurut dia, rotasi jabatan menjadi proses yang lazim dalam organisasi kepolisian. Tujuannya memberi penyegaran sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi pada berbagai satuan kerja.

Sedangkan pergantian Kabid Humas Polda Riau diharapkan membawa pola komunikasi yang semakin terbuka antara kepolisian dan media. Hubungan yang baik menjadi salah satu unsur penting dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” sebut Rudi, mengakhiri.

(SMN/MO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250