METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Jerat para koruptor, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita berbagai aset mulai dari dolar, emas, hingga kendaraan. Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Kanim Jakbar), Rabu (3/6). Ketika dilakukan operasi tersebut, KPK turut mengamankan kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
“Barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, dan motor”. Ditambah lagi barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura. Kemudian turut disita juga dalam bentuk logam mulia emas,” ungkap juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (3/6).
Kendati dalam OTT tersebut, Budi belum dapat mengungkap nominal atau jumlah pasti barang bukti yang disita. Hal itu disebabkan karena masih dalam proses pendataan dan tim penyidik masih bergerak di sejumlah lokasi.
Selain Jakarta Barat, KPK juga secara paralel melakukan kegiatan di wilayah Bali dan Jawa Barat. Lanjut kata dia, tim saat ini beberapa masih bergerak di lapangan, jadi nanti kami akan update terus perkembangannya. Termasuk juga barang bukti-barang bukti yang diamankan, nanti kami akan update secara detail untuk jumlahnya,” ujar Budi.
Dalam OTT kali ini, KPK membekuk belasan orang. Para pihak tersebut diamankan dalam operasi yang digelar sejak Selasa (2/6) malam.
“Sehingga progresnya, ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan peristiwa tangkap tangan kali ini,” sebutnya.
“Dimana para pihak yang ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap yang berkaitan dengan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) di Indonesia. Namun, KPK belum membeberkan konstruksi perkara karena masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan. Mengingat KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status para pihak yang dibekuk dalam operasi tersebut.
(IT/GN)














