METROINDONEWS.COM, BANDAR LAMPUNG – Penyesuaian data, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menegaskan Pemerintah Kota Bandar Lampung agar segera membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB). Tentu saja sebagai langkah antisipasi menghadapi bencana yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Agus mengingatkan betapa pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Tak lain berguna untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Permintaan itu disampaikan Agus ketika menerima kunjungan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana bersama jajaran di Kantor Kementerian Sosial, dikutif, Minggu (17/5).
Mengingat Bandar Lampung sering banjir, banjir bawaan ya, di samping lumbung sosial bagusnya dibangun KSB,” ungkap Agus, dalam keterangannya.
Sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bufferstock untuk lumbung sosial di Kota Bandar Lampung. Namun menurut Agus, keberadaan lumbung sosial saja belum cukup. Untuk menghadapi potensi bencana yang terjadi berulang.
Karena dia menilai kesiapan masyarakat dalam penanganan bencana menjadi faktor penting untuk mempercepat respons. Sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan saat bencana terjadi.
“Sehingga melalui program Kampung Siaga Bencana, masyarakat nantinya akan mendapatkan pelatihan mitigasi bencana”. Selain itu, warga juga akan dibekali kemampuan dalam mengelola lumbung sosial secara maksimal agar penanganan awal dapat dilakukan sebelum bantuan datang.
Selain membahas penanganan bencana, Agus turut mengingatkan pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurutnya, seluruh penyaluran bantuan pemerintah ke depan akan mengacu pada data tersebut. Dengan begitu, pembaruan data perlu dilakukan secara berkala agar bantuan tepat sasaran,” ucapnya.
Harus berdasarkan data, sehingga harus bekerja sama dengan BPS untuk memetakan masyarakat miskin dan miskin ekstrem di Bandar Lampung.
Agus menyoroti pentingnya Monitoring dan Evaluasi (Monev) setelah bantuan disalurkan. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Kemudian dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan kesejahteraan dan menekan angka kemiskinan.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyambut baik usulan tersebut, seraya menyebut pihaknya telah menyiapkan personel dan gudang lumbung sosial di sejumlah kecamatan rawan bencana.
“Kami sudah menyiapkan gudang di empat kecamatan yang telah diajukan pengajuannya,” kata Eva.
Adapun empat kecamatan yang disiapkan yakni Kecamatan Panjang, Kedamaian, Kedaton dan Rajabasa.
(EL/BA)














