METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Ingat ada keringat rakyat, Ketua Mahkamah Agung (MA), Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H. mengingatkan seluruh aparatur peradilan. Untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat pencari keadilan. Pesan tersebut ditegaskan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas berbagai fasilitas negara yang dinikmati jajaran MA dari pajak rakyat.
Hal tersebut disampaikan Prof. Sunarto, ketika membuka Turnamen Tenis Meja Piala Bergilir Ketua MA dan Piala Tetap Sekretaris MA di Gedung Mahkamah Agung Jakarta, dikutif Rabu (29/7).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-81 Mahkamah Agung.
“Kita bisa menikmati gedung dan fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh negara di kantor Mahkamah Agung, dan fasilitasnya sudah sangat baik”. Hal itu merupakan nikmat dari negara, maka kita harus tahu bahwa fasilitas yang kita nikmati sekarang itu berasal dari pajak rakyat,” tegas Prof. Sunarto.
“Ketua MA menegaskan konsekuensi logis dari penggunaan fasilitas negara tersebut”. Bentuk komitmen untuk mengembalikan hak rakyat melalui pelayanan hukum dan keadilan yang prima.
Kualitas pelayanan peradilan yang baik , lanjut dia, secara langsung akan berdampak positif pada peningkatan kepercayaan publik (public trust) terhadap lembaga peradilan. Maka untuk mencapai hal tersebut, mengajak seluruh insan peradilan untuk tiada henti melahirkan inovasi baru demi mempermudah masyarakat pencari keadilan,” ujarnya.
Menurut Prof. Sunarko, melalui ajang olahraga dan silaturahmi ini, aparatur diminta aktif mencari terobosan baru dalam pelayanan publik. Sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental guna mendongkrak efektivitas kerja.
“Disamping itu juga para pegawai diimbau untuk meniatkan pekerjaan dengan tulus”. Tak lain agar beban kerja tidak sekadar menggugurkan kewajiban melainkan menjadi sarana beribadah.
Dia meyakini kalau kita memberikan pelayanan yang baik ditambah lagi dengan niat yang tulus, Bapak dan Ibu sekalian tidak hanya menggugurkan kewajiban melaksanakan pekerjaan. Tetapi juga memperoleh pahala kebaikan dari Allah SWT,” tutupnya.
Selain sebagai ajang silaturahmi, turnamen tenis meja ini dipandang memiliki manfaat strategis untuk menjaga kebugaran fisik dan mental para pegawai, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kinerja lembaga.
(MN/TR)














