Transformasi UPT SDN 012 Rantau Kasih: Dari Kelas Jauh Menjadi Sekolah Induk Permanen.

METROINDONEWS.COM RIAU– Pemerintah Kabupaten Kampar terus berkomitmen memberikan perhatian serius terhadap peningkatan mutu serta sarana dan prasarana pendidikan hingga ke wilayah terpencil. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., dengan melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan revitalisasi UPT SDN 012 Rantau Kasih di Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Sabtu (26/9).

Peninjauan lapangan ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan revitalisasi fisik bangunan sekolah berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi teknis. Hal tersebut krusial demi mewujudkan kenyamanan serta keselamatan proses belajar mengajar bagi anak-anak di daerah tersebut.

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam peninjauan tersebut, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno, S.Sos., Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Helmi, S.H., M.H., serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si.

Secara historis, UPT SDN 012 Rantau Kasih awalnya merupakan kelas jauh (filial) dari SDN 002 Rantau Kasih dengan jarak tempuh mencapai 30 kilometer dari sekolah induk. Mempertimbangkan kebutuhan layanan pendidikan masyarakat setempat, sejak tahun 2021 sekolah ini resmi ditetapkan menjadi satuan pendidikan yang berdiri sendiri. Di sela peninjauan, Wakil Bupati Kampar bersama rombongan menyapa dan melihat langsung kondisi murid-murid di dalam ruang kelas lama yang masih berdinding kayu atau papan.

Guna mengatasi permasalahan infrastruktur tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar bergerak cepat melakukan strategi “jemput bola” dengan memanfaatkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Program nasional ini diadopsi secara optimal oleh pemerintah daerah guna mengentaskan masalah bangunan sekolah rusak di pelosok agar menjadi fasilitas belajar yang layak.

Dari penguatan koordinasi tersebut, sekolah ini berhasil mengamankan alokasi Bantuan Pemerintah senilai Rp1.955.056.486. Dana tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 melalui Direktorat Jenderal Pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Senada dengan hal itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Kampar, Eko Sutrisno, S.Sos., menyatakan rasa syukur mendalam atas terealisasinya anggaran pusat ini. Dirinya mengaku lega karena aspirasi terkait kondisi memprihatinkan sekolah ini yang sempat ia suarakan sebelumnya, kini mendapatkan solusi konkret.

“Semua anak di Kampar berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak tanpa memandang di wilayah terpencil mana mereka berdomisili. Kami pihak legislatif mengapresiasi respons cepat Pemkab Kampar yang jeli menjemput bola program prioritas Presiden Prabowo di pusat. Kucuran APBN Rp1,9 miliar ini adalah buah nyata dari kolaborasi kuat untuk memerdekakan anak-anak pelosok dari ruang kelas yang tidak layak,” tegas Eko Sutrisno di lokasi kegiatan.

Sementara itu, Wabup Kampar Dr. Hj. Misharti mengapresiasi sinergitas seluruh pihak, baik dari unsur komite sekolah, tokoh masyarakat, hingga jajaran DPRD Kabupaten Kampar yang terus mengawal proses ini.

“Keberhasilan mendapatkan bantuan program revitalisasi ini merupakan wujud nyata dari kolaborasi, kerja sama, dan komunikasi yang sangat baik antara pihak sekolah, para guru, komite sekolah, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, hingga jajaran DPRD Kabupaten Kampar,” ujar Misharti. (Prot-Dokpim)

Mardianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250