BANDAR LAMPUNG – Dukung sektor pertanian, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Irigasi dan Rawa Kementerian Pekerjaan Umum Dedi Yudha Lesmana menyampaikan kegiatan intervensi Urgent Rehabilitation of Strategic Irrigation Project (URSIP) pada 2026 di daerah irigasi (DI) Way Sekampung Lampung mencapai 36.197 hektare (ha).
Kendati pada tahun ini ada kegiatan URSIP atau perbaikan jaringan irigasi strategis yang bersifat darurat yang dilaksanakan di 56 daerah di seluruh Indonesia. Tentu salah satunya di Lampung untuk daerah irigasi Way Sekampung,” kata Dedi dalam rapat peningkatan produksi pangan di Bandar Lampung kemarin.
Dedi mengatakan total intervensi perbaikan area kanal primer memiliki panjang 81.834 meter, area kanal sekunder 187.415 meter, dengan luas lahan 36.197 hektare.
“Sumber dananya berasal dari PLN yang mendapatkan dukungan dari Korea Selatan melalui Economic Development Cooperation Fund (EDCF) dan skema kontrak tahun jamak/MYC (multiyears contract),” sebutnya.
Dia menambahkan jenis bangunan infrastruktur berupa jembatan, pintu air, sadap, serta gorong-gorong. Selanjutnya, talang, terjun, pelimpah, jalan inspeksi, sanggar P3A,shelter, trashrack, papan eksploitasi.
“Dengan keberadaan irigasi akan target indeks pertanaman meningkat dari 1,80 menjadi 2,20″. Lalu ada potensi tambah produksi padi seluas 44 ribu ton gabah per tahun. Disamping, mendukung asta cita serta Inpres 2/2025 mengenai swasembada pangan,” terang dia.
“Sebagaimana ketentuan lokasi pengerjaan kegiatan intervensi Urgent Rehabilitation of Strategic Irrigation Project (URSIP) pada 2026 di daerah irigasi (DI) Way Sekampung”. Tercatat ada di daerah irigasi Bekri dengan Panjang kanal primer 6.213 meter dan kanal sekunder sepanjang 34.253 meter dengan luas area 5.507 hektare.
Lalu daerah irigasi Punggur Utara untuk kanal primer sepanjang 19.150 meter, kanal sekunder 51.570 meter dengan luas area 13.369 hektare.
Kemudian daerah irigasi Rumbia Barat untuk kanal primer sepanjang 20.780 meter, kanal sekunder 52.038 meter dengan luas area 5.665 hektare. Seterusnya, daerah irigasi Sekampung Batanghari untuk kanal primer sepanjang 25.517 meter, kanal sekunder 29.136 meter dengan luas area 8.595 hektare.
Daerah irigasi Batanghari Utara untuk kanal primer sepanjang 7.670 meter, kanal sekunder 16.763 meter dengan luas area 2.561 hektare. Terakhir, daerah irigasi Rumbia Extension untuk kanal primer sepanjang 2.502 meter, kanal sekunder 3.653 meter dengan luas area 500 hektare.
(ANT/BA)














