METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Kotor harus bersih, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Syahganda Nainggolan menegaskan pemerintah akan melawan segala tindakan yang mengarah pada perbuatan makar.
Dalam merespons dugaan penyadapan oleh eks Kepala KSP Listyo Sigit Prabowo terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Disebutkan, jangan biarkan ambisi-ambisi kekuasaan membuat kita mentolerir politik busuk. Tanpa moral dan bisa memecah-belah persatuan kita,” ujar Syahganda dalam keterangannya, dikutip Saptu (7/11).
Karena dia menilai tindakan tersebut merupakan persoalan serius yang tidak dapat ditoleransi. Tentu saja dinilai tidak hanya mengarah pada tindakan makar, tapi juga membahayakan keselamatan Presiden.
Syahganda memgungkap pemerintah akan terus berupaya menjaga keselamatan Presiden. Dengan melawan segala bentuk tindakan yang diduga mengarah pada makar.
Sementara dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto merupakan persoalan serius yang tidak bisa ditoleransi. Sebab sudah mengarah ke tindakan makar. Kita harus melawan segala bentuk makar,” ungkapnya.
Dimana, Presiden merupakan simbol negara sekaligus representasi kedaulatan bangsa yang wajib dijaga dan dihormati seluruh rakyat Indonesia.
Maka dengan tegas Syahganda mengatakan pengkhianatan yang dilakukan pejabat negara terhadap Presiden. Perlu dipandang sebagai pengkhianatan terhadap negara dan konstitusi.
Menurut dia, pemerintah akan menindak setiap perbuatan melalui penegakan hukum secara tegas.
“Setiap tindakan yang berpotensi mengancam keamanan, keselamatan, dan kewibawaan Presiden. Merupakan persoalan yang harus diusut secara objektif, transparan, dan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.
(ND/TR)














