METROINDONEWS.COM, RIAU – Kabut asap tebal belum sepenuhnya hilang dari Kota Pekanbaru. Pantauan langsung awak media, di jalan-jalan utama ibu kota Provinsi Riau, Senin (14/9). Menunjukkan pandangan masih terlihat buram, dengan langit yang tertutup kabut kelabu sepanjang siang.
Kendaraan yang melintas di jalan raya harus melaju dengan kecepatan rendah dan tetap waspada. Jarak pandang terbatas membuat pengendara sepeda motor maupun mobil sulit melihat kendaraan lain dari jarak jauh. Pengemudi terpaksa menyalakan lampu kendaraan agar terlihat oleh pengguna jalan lainnya. Udara yang dihirup pun terasa belum bersih, menandakan partikel asap hasil kebakaran hutan dan lahan masih mengambang di atmosfer.
Meski sempat turun hujan beberapa hari lalu, curah hujan tersebut belum cukup untuk mencuci udara secara menyeluruh serta memadamkan titik api di wilayah penyumbang asap. Kondisi ini menunjukkan sumber kebakaran di kawasan hutan dan lahan sekitar masih aktif mengeluarkan asap yang kemudian terbawa angin menuju pusat kota ujar awak media.
Masyarakat diimbau tidak lengah meskipun cuaca terasa sedikit lebih sejuk. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan tetap sangat dianjurkan demi melindungi saluran pernapasan. Anak-anak, lansia, serta penderita gangguan paru dan jantung disarankan tetap membatasi kegiatan di luar rumah.
Kami berharap Pemerintah Provinsi Riau melalui instansi terkait terus memantau perkembangan kualitas udara dan berkoordinasi dengan pihak berwenang guna mempercepat penanganan karhutla. Warga diharapkan turut berperan dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta melaporkan segera jika menemukan titik api di lingkungan sekitar.
Saat kami mewawancarai salah seorang Warga,kami berharap hujan lebat dan berkelanjutan segera turun agar kabut asap benar-benar tercuci, langit Pekanbaru kembali biru, dan udara bersih bisa dihirup sepenuhnya ujarnya
Mardianto














