Menko Polkam: Informasi Semakin Masif Berpotensi Mengganggu Persatuan Nasional

METROINDONEWS.COM, BATAM – Semua butuh penegasan, Penyebaran disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian di ruang digital. Menjadi tantangan serius yang perlu diwaspadai seluruh elemen bangsa. Sehingga arus informasi yang semakin masif tidak hanya berpotensi mengganggu persatuan nasional. Tetapi juga memengaruhi cara berpikir generasi muda sehingga diperlukan peran aktif semua pihak untuk menghadirkan informasi yang benar dan membangun.

Demikian disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago dalam kegiatan “Silaturahmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Tokoh Masyarakat Kepulauan Riau. Kegiatan tereebut diselenggarakan di Markas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Kota Batam, Jumat (3/7).

“Kalau boleh saya katakan, perang kita sekarang sudah bukan perang di medan biasa lagi”. Tetapi perang di medan digital. Bagaimana kita harus banyak memberikan informasi kepada rakyat. Tentu jangan sampai ruang digital diisi oleh disinformasi, fitnah, dan kebencian,” kata Djamari.

“Karena dia menilai, penyebaran informasi yang tidak benar menjadi ancaman serius apabila terus dikonsumsi oleh generasi muda”. Tanpa dibarengi kemampuan menyaring informasi secara kritis. Maka yang saya khawatirkan adalah kalimat-kalimat yang ada di situ diserap oleh anak-anak kita sebagai penerus bangsa, tentunya ini yang bisa merusak.

Mengingat, kita tidak bisa menitipkan bangsa ini kepada generasi muda yang mudah terhasut konten disinformasi, fitnah, dan kebencian,” ucapnya.

Djamari mengajak seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, dan tokoh masyarakat untuk aktif memenuhi ruang digital dengan informasi yang benar, akurat, dan membangun. Perlu kita banyak dan rajin memberikan informasi kepada rakyat kita.
Lebih lanjut dia mengatakan apresiasi atas capaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai lebih dari tujuh persen. Sekaligus menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan keberhasilan para pimpinan daerah dan rakyatnya. Dalam menciptakan stabilitas keamanan dan kepastian yang mampu meningkatkan kepercayaan investor. Hal tersebut merupakan suatu penciptaan kondisi yang memungkinkan dan memberikan kenyamanan sehingga para investor mau datang.

Dia menjelaskan kondisi yang sangat kondusif bagi investor bukan pekerjaan satu kelompok atau satu pemerintahan. Tetapi merupakan akumulasi kerja sama seluruh pihak.

Kendati demikian, Menko Polkam mengingatkan pertumbuhan ekonomi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat. Termasuk diantaranya mengurangi tingkat kemiskinan,” imbuhnya.

(ON/TO/MD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250