METROINDONEWS.COM, BANDAR LAMPUNG – Tetap selalu waspada, mengingat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus Level III (Siaga). Hal tersebut dipastikan tidak mengganggu operasional kapal ferry di lintasan Merak-Bakauheni.
Kendati demikian, kapal diminta tidak mendekati kawasan gunung dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono, mengatakan hingga saat ini aktivitas pelayaran kapal Ro-Ro di Selat Sunda. Tetap masih berjalan normal meski erupsi dan aktivitas vulkanik masih terus terjadi.
“Maka untuk saat ini aktivitas pelayaran masih terbilang aman”. Namun kami, tetap mengimbau kepada seluruh pengguna jasa pelayaran agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau. Dalam radius 3 kilometer sesuai rekomendasi yang berlaku,” ungkap Deny, Senin (6/7).

Dia mengatakan, abu vulkanik yang keluar saat erupsi sangat bergantung pada arah angin. Sehingga oleh sebab itu, pemantauan dilakukan secara terus-menerus untuk memastikan keselamatan pelayaran maupun aktivitas masyarakat di sekitar Selat Sunda.
Menurut Deny, hingga kini kawasan wisata di sekitar Selat Sunda juga masih relatif aman dikunjungi. “Tetapi masyarakat diminta tetap mengikuti informasi resmi dari PVMBG dan tidak mengabaikan rekomendasi yang telah dikeluarkan”.
Sementara pantauan di Pelabuhan Bakauheni dan Merak menunjukkan aktivitas penyeberangan berlangsung normal. Kapal Ro-Ro tetap melayani penumpang dan kendaraan tanpa gangguan mengikuti penyeberangan meski aktivitas Gunung Anak Krakatau berstatus siaga.
(IM/BA)














