Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Berpeluang Tembus MotoGP

METROINDONEWS.COM,  JAKARTA – Debut pembalap muda,  Veda Ega Pratama menjadi sorotan dunia balap setelah tampil luar biasa di musim debut Moto3 2026 bersama Honda Team Asia. Pembalap muda asal Gunung Kidul tersebut langsung mencuri perhatian. Dengan penuh konsistensi tinggi di lima seri awal dan catatan yang disebut melampaui ekspektasi paddock Eropa.

“Veda Ega Pratama mencatat hasil impresif: P5 di Thailand, P3 di Brasil, P6 di Jerez, P4 di Prancis, dan P8 di Catalunya”. Total ada 58 poin yang dia telah kumpulkan, membuatnya unggul 16 poin atas Brian Uriarte dalam klasemen Rookie of the Year. Performa tersebut bahkan dibandingkan dengan debut legenda Valentino Rossi dan Marc Márquez yang mencatat poin lebih rendah pada fase awal karier mereka.

Terdapat sejumlah media internasional menyebutkan Veda sebagai rookie paling komplet musim ini, berkampuan, cepat, konsisten, dan matang secara mental meski baru berusia 17 tahun.

“Sekilas cerita, ketika berada pada usia 11 tahun, Vega Eda, sudah menjadi juara nasional kelas pemula dan kemudian bergabung dengan Astra Honda Racing School hingga ke level internasional”.

Puncak awal karier Veda terjadi di Asia Talent Cup 2023. Dia meraih 9 kemenangan dari 12 balapan dengan total 256 poin. Merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah ajang tersebut. Vega juga menjadi pembalap Indonesia pertama yang menjuarai kompetisi tersebut.

Veda sempat tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup bersama tim seperti Red Bull KTM Ajo. Pada musim 2025, ia finis runner-up dengan tiga kemenangan. Termasuk duel ketat di Mugello dan kemenangan tipis di Sachsenring.

Peserta Moto3 2026 Guncang Dunia


Karier Veda Ega di Moto3 2026 bersama Honda Racing Corporation dan Honda Team Asia langsung mengejutkan paddock dunia. Dia finis P5 di Thailand dan langsung naik podium P3 di Argentina setelah manuver terakhir yang berani.

Hasil tersebut menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang langsung tembus lima besar dan podium di Grand Prix Moto3, melampaui rekor awal rekan senegaranya Mario Aji.

Gaya Pembalap Bermental Baja

Veda dikenal dengan late braking agresif, kemampuan menyalip di ruang sempit, serta mental kuat saat berada di bawah tekanan. Meski sempat mengalami crash di Amerika Serikat yang berujung DNF, dia mampu bangkit pada seri berikutnya dan kembali bersaing di papan atas, dikutif Minggu (31/1) malam.
Konsistensi poinnya membuat tim besar seperti Red Bull KTM Ajo dan Leopard Racing mulai memantau perkembangannya untuk potensi promosi ke kelas Moto2.

Vega Eda Talenta Muda Menjanjikan

“Melalui keberhasilan dengan mencapi 58 poin dari lima seri awal, dia kini dipandang sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Moto3 2026”. Kombinasi latar belakang sederhana, disiplin panjang, dan performa konsisten membuatnya menjadi sorotan utama paddock dunia.

“Bila saja performa tersebut berlanjut maka Veda berpeluang menjadi pembalap Indonesia pertama yang berada di jalur menuju MotoGP”.

(DWM/BM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250