Kapolda Jabar: Keberadaan Investor dan Wisatawan Asing Terjamin

METROINDONEWS.COM, KAB. BANDUNG – Beri jaminan pengunjung, Polda Jawa Barat menempatkan keamanan sebagai salah satu kunci. Untuk menjaga pergerakan ekonomi daerah. Bukan cuma soal wisatawan bisa datang dan berlibur. Tetapi juga memastikan uang yang berputar dari sektor pariwisata ikut menghidupkan usaha dan produk masyarakat lokal.

Komitmen tersebut ditegaskan Kapolda Jabar Irjen Pol. Pipit Rismanto setelah melakukan kunjungan kerja ke Polresta Bandung, Selasa (22/9/2026).
Pipit mengatakan Polda Jabar membawa jargon “Jaga Rawat Jawa Barat”. Tentu saja untuk memastikan Jawa Barat tetap aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Menurut dia, Jabar saat ini menjadi salah satu daerah tujuan wisata yang didatangi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia hingga wisatawan mancanegara.

Melalui “Jargon Polda Jabar yaitu ‘Jaga Rawat Jawa Barat’ hadir agar Jabar tetap menjadi daerah tujuan favorit dari provinsi lain maupun negara lain. Mengingat kini wisatawan dari berbagai negara sudah banyak yang datang ke Jabar,” kata Pipit kepada wartawan, dikutif pada Rabu (23/9).

Sehingga bagi Polda Jabar, arus wisatawan bukan sekadar persoalan sektor pariwisata. Ada dampak ekonomi yang lebih luas ketika wisatawan membelanjakan uangnya selama berada di Jawa Barat. Sektor usaha lokal, kuliner, perdagangan hingga produk pertanian ikut berpotensi merasakan perputaran ekonomi tersebut.

Lalu Pipit menilai keamanan dan pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan yang tidak bisa dipisahkan. Kondisi yang aman menjadi salah satu faktor yang membuat aktivitas wisata dan perdagangan tetap berjalan.
“Kita harus menjamin agar pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dan petani terus berjalan,” bebernya.

Dia menyoroti posisi petani dalam rantai ekonomi tersebut. Produk pertanian yang dihasilkan masyarakat harus memiliki pasar agar aktivitas produksi tidak berhenti di tingkat petani.
“Komoditas yang dihasilkan para petani harus bisa dibeli sehingga roda ekonomi bertumbuh dan hidup,” sebutnya.

Pesan tersebut sekaligus memperluas makna pengamanan yang dilakukan kepolisian. Keamanan tidak hanya menyangkut pencegahan gangguan kriminalitas. Melainkan juga menciptakan kondisi yang memungkinkan aktivitas masyarakat dan ekonomi berlangsung.

Jawa Barat sendiri memiliki banyak destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah. Pergerakan wisatawan membuat aktivitas ekonomi ikut tumbuh di sekitar kawasan wisata, mulai dari transportasi, penginapan, kuliner, perdagangan hingga produk masyarakat.

Karena semakin tinggi mobilitas masyarakat dan wisatawan, kebutuhan terhadap rasa aman juga semakin besar.
Karena itu, Pipit meminta seluruh jajaran kepolisian di Jawa Barat memberikan perhatian terhadap keamanan masyarakat dan pengunjung yang datang.
“Kita menjamin siapapun yang datang ke Jabar, kami jamin keamanannya. Hal tersebut merupakan bentuk komitmen penuh kami,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Pipit setelah kunjungan kerja ke Polresta Bandung. Kabupaten Bandung menjadi salah satu wilayah di Jawa Barat yang memiliki aktivitas pariwisata sekaligus kawasan pertanian yang cukup luas.

(DG/RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250