AQI 254, Pekanbaru Berstatus Udara Sangat Tidak Sehat, Green Policing Riau Imbau Kurangi Aktivitas Luar Ruang

METROINDONEWS.COM, RIAU – Indeks Kualitas Udara atau AQI Kota Pekanbaru mencatatkan angka 254 dan masuk kategori Sangat Tidak Sehat, tertinggi di seluruh Provinsi Riau, berdasarkan pemantauan Dashboard Green Policing, Rabu (7/10) pagi. Angka tersebut menempatkan ibu kota Riau sebagai wilayah dengan kualitas udara terburuk dibandingkan kabupaten/kota lainnya.

Pemantauan tersebut menyebutkan bahwa pada tingkat ini, risiko gangguan kesehatan meningkat bagi seluruh lapisan masyarakat. Kelompok rentan balita, anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan dan jantung diimbau untuk lebih waspada.

Rincian Kondisi Udara di Seluruh Riau:

🔴 SANGAT TIDAK SEHAT

– Pekanbaru — AQI 254

🟠 TIDAK SEHAT BAGI KELOMPOK SENSITIF

– Kepulauan Meranti — AQI 150

– Rokan Hulu — AQI 117

🔴 TIDAK SEHAT

– Dumai — AQI 180

– Kuantan Singingi — AQI 179

– Kampar — AQI 172

– Indragiri Hulu — AQI 172

– Pelalawan — AQI 171

– Siak — AQI 163

– Indragiri Hilir — AQI 161

– Bengkalis — AQI 154

🟡 SEDANG

– Rokan Hilir — AQI 95

Dari 12 wilayah yang dipantau, hanya Rokan Hilir yang berada pada kategori Sedang. Sementara itu, 11 kabupaten/kota lainnya sudah berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Langkah Perlindungan yang Dianjurkan:

Berdasarkan imbauan Green Policing, masyarakat diharapkan:

✅ Kurangi aktivitas berat di luar ruangan

✅ Kelompok sensitif utamakan kegiatan di dalam ruangan

✅ Tutup jendela saat udara terlihat berasap

✅ Pantau angka AQI sebelum beraktivitas

✅ Gunakan masker saat harus keluar rumah

✅ Perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi

Kondisi kabut asap yang melanda Riau diduga kuat berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di wilayah-wilayah sekitar. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti perkembangan kualitas udara secara berkala. Semoga hujan segera turun dan membawa udara yang lebih bersih bagi seluruh Riau.

Sumber: Dashboard Green Policing, pembaruan 7 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB

MO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250