DPRD Tanggamus Sorot Proyek Jalan Rigid Beton Amblas Usai Habiskan Dana Miliaran

METROINDONEWS.COM, KAB. TANGGAMUS – Pemicu kerusakan jalan, kualitas pembangunan jalan rigid beton ruas Talang Padang–Sumanda, Kabupaten Tanggamus. Menjadi sorotan tajam, setelah DPRD menemukan sejumlah kerusakan ketika sedang melakukan inspeksi mendadak (sidak), dilansir Kamis (5/11).

Proyek infrastruktur dengan nilai anggaran Rp. 9,39 miliar tersebut bersumber dari pinjaman Pemerintah Kabupaten Tanggamus kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Telah ditemukan mengalami keretakan di sejumlah titik. Bahkan, terdapat bagian badan jalan yang dilaporkan amblas.

Tak hanya itu, rombongan DPRD juga mempertanyakan konstruksi beton yang ditinjau karena tidak terlihat adanya material besi pada bagian rigid beton.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo bersama Wakil Ketua I M. Rangga Putra Hakim, dan Ketua Komisi III Zulki Qurniawan. Beserta sejumlah anggota Komisi III, seperti Irsi Jaya, Nursalim Ahyono. Ditambah, Alwi, dan anggota DPRD dari daerah pemilihan V Talang Padang–Pugung, Andri Kusuma.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memeriksa langsung kondisi badan jalan dan sejumlah bagian konstruksi yang dinilai bermasalah.

Wakil Ketua I DPRD Tanggamus, M. Rangga Putra Hakim, mengungkapkan pihaknya menemukan keretakan beton di banyak titik. Beberapa kerusakan bahkan dinilai cukup serius.

Setelah kita melihat langsung di lapangan, memang ditemukan banyak sekali keretakan. Dimana ada beberapa titik yang kondisinya cukup serius, bahkan retakannya sudah seperti pecah seribu. Kejadian tersebut harus menjadi perhatian bersama dan perlu segera ditindaklanjuti,” pinta Rangga.

Selain keretakan, dia turut mempertanyakan tidak terlihatnya material besi pada konstruksi rigid beton tersebut.
Tentu saja akan meminta penjelasan langsung kepada pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanggamus. Mengenai spesifikasi konstruksi yang digunakan dalam pengerjaan proyek

Maka saya mau tanya kepada pengawas dari Dinas PUPR. Proyek rigid beton ini kan harusnya ada besi, kok ini tidak ada besi sama sekali? Coba jelaskan kepada saya, bagaimana ini? Di mana-mana rigid beton itu pakai besi,” sebut Rangga.

(WN/BA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250