METROINDONEWS.COM RIAU— Kabut asap yang selama beberapa hari menyelimuti Ibu Kota Provinsi Riau, Pekanbaru, mulai menunjukkan tanda-tanda berkurang. Hujan yang turun sejak pagi ini, Sabtu (10/10/2026), menjadi harapan baru bagi warga kota yang selama ini menahan dampak polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pantauan di lapangan, langit Pekanbaru yang sebelumnya tampak kelabu dan tertutup tebal, kini perlahan mulai terang. Jarak pandang yang sempat terbatas, kini membaik secara signifikan, meskipun aroma asap masih terasa samar di udara pada jam-jam tertentu.
Warga menyambut turunnya hujan dengan rasa lega. Sebagian besar berharap curah hujan yang cukup dapat terus berlanjut, sehingga kualitas udara di Pekanbaru benar-benar kembali bersih dan sehat untuk dihirup. Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap potensi penyakit saluran pernapasan (ISPA) dan mematuhi anjuran menggunakan masker di luar ruangan hingga kualitas udara benar-benar pulih sepenuhnya.
Pemerintah daerah pun terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, karena hujan belum tentu turun secara merata di seluruh wilayah Riau. Semua pihak diharapkan bekerja sama menjaga lingkungan agar bencana asap tidak berulang di musim kemarau mendatang.
MO














