METROINDONEWS.COM, MERAK – Pembenahan layanan kapal, lintasan penyeberangan Merak – Bakauheni segera diperkuat melalui pergerakan KMP Portlink III dari Paciran menuju Merak. Kehadiran kapal PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) tersebut diharapkan dapat mendukung kapasitas layanan di jalur penyeberangan strategis yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera.
KMP Portlink III juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapan armada serta menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Mengingat, kesiapan armada merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keandalan layanan penyeberangan,” ungkap Direktur Utama ASDP Heri Widodo dalam siaran pers, yang dikutip Saptu (24/10).
Dia mengatakan, ASDP senantiasa melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan dukungan armada sesuai dengan kebutuhan operasional dan standar keselamatan yang berlaku.
Karena lintasan Merak – Bakauheni memiliki peran strategis dalam menghubungkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antara Jawa dan Sumatera. Sehingga, kesiapan armada menjadi perhatian penting bagi ASDP,” ujarnya.
Disebutkan, ASDP berupaya memastikan dukungan kapal tersedia optimal agar layanan penyeberangan berjalan aman, lancar, dan andal. Sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang baik.
KMP Portlink III bertolak dari Paciran pada 22 Oktober 2026 pukul 16.50 WIB, setelah melalui tahapan persiapan keberangkatan. Kapal dijadwalkan tiba di Merak pada 23 Oktober 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.
Berbobot 15.341 GT, KMP Portlink III berkapasitas angkut hingga 250 penumpang dan 150 unit kendaraan campuran. Kapasitas ini menjadi potensi dukungan bagi layanan penyeberangan Merak – Bakauheni.
Lintasan Merak – Bakauheni memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan konektivitas nasional sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan logistik.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menambahkan, penguatan layanan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan kapal. Tetapi juga mencakup kesiapan teknis, pemenuhan persyaratan keselamatan, serta koordinasi operasional dengan seluruh pihak terkait.
“Setiap tahapan, lanjut Windy, dipastikan berjalan sesuai ketentuan agar kapal dapat beroperasi dengan memenuhi standar keselamatan dan pelayanan yang telah ditetapkan.
Setelah tiba di Merak, KMP Portlink III akan menjalani tahapan pemeriksaan dan persiapan operasional sesuai prosedur yang berlaku sebelum mulai melayani lintasan Merak – Bakauheni,” imbuhnya.
(IA/IRS)














