METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Kekuatan terus mengalir, dukungan politik terhadap pemberantasan narkoba nasional mengemuka. Setelah Wakil Ketua Komisi III DPR RI Moh Rano Alfath mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Dapat menggerakkan operasi serentak di berbagai wilayah Indonesia, Jumat (9/10).
Dia menilai kolaborasi lintas lembaga diperlukan untuk menekan peredaran narkoba dan melindungi masyarakat.
Menurut Rano, operasi tersebut melibatkan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, serta unsur pemerintah daerah. Maka dia mendorong agar penindakan tidak berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi berlanjut hingga pengungkapan struktur jaringan dan sumber pembiayaannya.
Demikian keterangannya di kompleks parlemen, gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (9/10).
Dia menyebut perhatian Kapolri terhadap persoalan narkoba sebagai langkah penting pada awal kepemimpinannya. Tentu saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto atas langkah cepat dan tegas tersebut. Dalam menggerakkan pemberantasan narkoba secara serentak.
Karena pada awal kepemimpinannya, beliau telah menunjukkan perhatian terhadap persoalan yang sangat mendasar bagi keselamatan masyarakat dan masa depan generasi bangsa. Hal tersebut merupakan langkah strategis yang patut mendapat dukungan luas,” ungkap Rano.
Lanjut dia, pertukaran informasi dan penyatuan kapasitas penegakan hukum diperlukan untuk mendukung operasi berkelanjutan. Dimana langkah ini memperlihatkan kesungguhan Kapolri dalam membangun kerja bersama. Sehingga saya mengapresiasi semangat untuk menyatukan kapasitas penegakan hukum, informasi, dan dukungan lintas lembaga dalam menghadapi ancaman narkoba.
Koordinasi seperti ini menjadi fondasi penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan dan memperkuat efektivitas pemberantasan,” ucapnya.
Rano mengaitkan operasi tersebut dengan slogan Kapolri, “Polisi Bersama Masyarakat”. Maka dia menilai pendekatan itu perlu diwujudkan melalui respons nyata terhadap keresahan warga akibat peredaran narkoba di lingkungan mereka.
“Polisi Bersama Masyarakat memiliki makna yang kuat ketika diterjemahkan menjadi tindakan yang menyentuh kebutuhan warga. Melalui operasi ini, saya melihat komitmen Kapolri untuk menghadirkan kepolisian yang responsif terhadap keresahan masyarakat. Sekaligus tegas menghadapi ancaman yang merusak kehidupan mereka.
Legislator tersebut, optimistis langkah awal yang positif ini dapat menjadi fondasi bagi pemberantasan narkoba yang semakin efektif. Dengan kepemimpinan yang tegas, sinergi antarlembaga, serta dukungan masyarakat. Sehingga kita memiliki peluang lebih besar untuk memutus rantai peredaran narkoba.
Semangat Polisi Bersama Masyarakat inilah yang perlu terus kita dukung agar manfaatnya semakin dirasakan warga,” imbuhnya.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama unsur gabungan menggelar penggerebekan narkoba di sejumlah wilayah pada Jumat (9/10). Berlokasi di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Siagian menyampaikan bahwa operasi serentak di seluruh Indonesia. Dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Presiden kepada Kapolri
(BS/TR)














