METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Ada kabar duka, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan PDIP sangat kehilangan atas wafatnya Guruh Soekarnoputra. PDIP mengenang sosok Guruh sebagai seniman, marhaenis, dan pejuang partai.
Tentu saja keluarga besar PDI Perjuangan sungguh kehilangan Mas Guruh Soekarnoputra. Dia yang dikenang sebagai seniman besar, sosok marhaenis, dan pejuang partai,” ungkap Hasto dalam keterangannya, Sabtu (26/9).
Guruh yang merupakan putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno, sekaligus adik dari Ketua Umum PDIP yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputra. Dimana merupakan seniman sekaligus politikus PDIP. Guruh menjabat sebagai anggota DPR pada periode 1992-1997 serta sejak 1999 hingga 2024.
Dalam masa berkabung tersebut, PDIP menginstruksikan seluruh jajaran DPP hingga anak ranting mengibarkan bendera PDIP setengah tiang selama tujuh hari.
“Berkaitan dengan hal tersebut, kepada seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, PAC, ranting, hingga anak ranting”. Diminta agar mengibarkan bendera PDI Perjuangan setengah tiang selama tujuh hari,” ujarnya.
Kepala Situation Room PDIP yang juga putra Megawati, Prananda Prabowo memohon masyarakat. Dapat membuka pintu maaf sebesarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari almarhum Guruh semasa hidup.
“Selanjutnya mohon doa, semoga almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya. Sekaligus diampuni dan dihapuskan segala dosa dosa dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya. Aamiin YRA,” pinta Prananda.
Diberitakan, seniman sekaligus politikus, Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Adik dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri itu meninggal dunia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals, Semanggi Jakarta, sekitar pukul 04.16 WIB.
“Berita dukacita, Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra bin Sukarno pada usia 73 tahun,” tulis keterangan keluarga besar Soekarno yang diterima oleh sejumlah redaksi.
Almarhum Guruh akan disemayamkan di rumah duka Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Jakarta.
(IT/FH)














