METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Kembali terjerat kasus, Bupati Cilacap Provinsi Jawa Tengah Syamsul Auliya Rachman, diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Diketahui, KPK melakukan operasi senyap di wilayah Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (13/3), dan satu pihak yang diamankan adalah Bupati Cilacap.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi bahwa salah satu pihak yang diamankan dalam OTT tersebut adalah Syamsul Auliya Rachman.
Namun, hingga kini, KPK belum mengungkap kasus apa yang melatarbelakangi OTT terhadap sosok bupati Cilacap tersebut.
Syamsul Auliya Rachman, kelahiran 30 November 1985 memulai karir sebagai seorang birokrat dari bawah hingga berkarir di politik.
“Sehingga pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024, Syamsul Auliya Rachman berpasangan dengan Ammy Amaliya Fatma dan berhasil memperoleh suara terbanyak, sekitar 414.533 suara. Hingga kemudian dia terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Cilacap 2024-2029.
Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat sebagai Kasi Trantibum Kecamatan Kedungreja pada 2012.
Setahun kemudian, dia menjadi Kasubag Otonomi Daerah dan Kerja Sama pada Bagian Tata Pemerintahan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Karier politiknya terus berkembang hingga akhirnya menjabat sebagai Wakil Bupati Cilacap pada periode 2017–2022.
Selanjutnya, Syamsul menjabat sebagai Bupati Cilacap hingga saat ini, sebelum diamankan dalam OTT KPK. Dalam dunia politik, Syamsul juga menjabat sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cilacap untuk periode 2021–2026.
(SR/TR)














