Sigap Pemdes Sentul ke Lokasi Banjir Bantu Warga Terdampak Bencana

METROINDONEWS.COM, KABUPATEN TANGERANG –  Pemerintah Desa (Pemdes) Sentul Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang Provinsi Banten melakukan kunjungan langsung ke lokasi yang terkena dampak banjir dan sekaligus memberikan bantuan logistik kepada masyarakat, Jumat (23/01). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggapan cepat pemerintah desa terhadap kondisi darurat yang terjadi di wilayahnya.

“Peristiwa banjir terjadi setelah wilayah Desa Sentul mengalami curah hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung secara berkelanjutan selama beberapa hari sebelumya”. Selain itu, debit air sungai Cimanceuri meningkat secara signifikan hingga menyebabkan luapan yang membuat air mengalir ke permukaan tanah dan merendam kawasan pemukiman.

“Secara rinci, lokasi yang terdampak berada di Kampung Sentul RT 002/RW 003 Desa Sentul. Total ada 6 unit rumah yang tergenang air, dengan ketinggian air mencapai antara 30 hingga 50 sentimeter. Tergantung pada posisi masing-masing rumah. Dampak tersebut mengakibatkan sebanyak 7 Kepala Keluarga (KK) terkena musibah banjir.

Kades Sentul, H. Akhmad Nawawi, SH.,Serahkan Bantuan Kepada Warga

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Desa Sentul H. Akhmad Nawawi, S.H., didampingi oleh jajaran petugas pemerintah desa dan beberapa perwakilan dari masyarakat. Turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi aktual warga serta mengevaluasi tingkat kerusakan yang terjadi. Dihadapan awak media, H. Nawawi, mengatakan bahwa pihaknya segera merespons setelah menerima laporan dari perangkat desa dan warga mengenai terjadinya banjir.

“Setelah menerima informasi warga Sentul terdampak banjir, kami selaku pemerintah Desa Sentul langsung sigap bergerak ke lokasi”. Tentu kami menyusun langkah penanganan secara cepat, termasuk mempersiapkan bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga terdampak,” ucapnya.

Bantuan yang diberikan terhadap warga, kata H. Nawawi, berupa paket sembako lengkap yang mencakup beras, gula pasir, minyak goreng, telur, mie instan, serta bahan makanan pokok lainnya. Selain itu, pemerintah desa juga menyediakan logistik penting seperti air minum dalam kemasan, selimut, dan perlengkapan kebersihan dasar untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga.

“Setiap KK terdampak menerima paket bantuan yang telah disiapkan secara merata sesuai dengan kebutuhan keluarga”.

Menurut H. Nawawi, terjadinya banjir, selain faktor cuaca dan luapan sungai, pihak desa juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saluran drainase di sekitar wilayah terdampak. Hasil pemeriksaan menunjukkan beberapa bagian saluran air mengalami penyumbatan akibat endapan lumpur dan sampah. Sehingga menjadi salah satu faktor yang memperparah genangan air.

“Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah desa telah bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tangerang serta dinas terkait lainnya”. Berupaya melakukan pembersihan saluran air secara menyeluruh di wilayah yang berisiko. Selain itu, pihak desa juga telah menempatkan petugas untuk memantau kondisi sungai Cimanceuri dan titik-titik rawan banjir secara berkala, baik pada siang maupun malam hari,” papar Nawawi.

Dia mengatakan karena hujan terus setiap hari, selain luapan air sungai Cimanceuri juga naik ke permukaan sehingga beberapa wilayah menjadi tergenang. Sementara kami telah mengambil langkah preventif dengan membersihkan saluran drainase dan akan terus melakukan pemantauan. Tak lain agar tidak terjadi banjir yang lebih parah di masa mendatang,” imbuhya.

(IR/TR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250