METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Terus bergerak lurus, Tokoh nasional Anies Rasyid Baswedan secara resmi meluncurkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Rakyat dalam sebuah acara yang digelar di Jakarta, Rabu (17/12) sore. Peluncuran itu menandai fase baru konsolidasi Gerakan Rakyat. Sebagai wadah perjuangan masyarakat yang menginginkan perubahan sosial dan politik di Indonesia.
“Kehadiran Anies, yang sejak awal dikenal sebagai tokoh inspiratif Gerakan Rakyat, disambut antusias ratusan pengurus dan simpatisan dari berbagai daerah”. Dengan mengucap basmalah, Anies meresmikan KTA Gerakan Rakyat yang langsung disambut tepuk tangan meriah para peserta.
Kemudian dalam momentum tersebut, Anies ditetapkan sebagai anggota kehormatan perdana Gerakan Rakyat dengan nomor KTA 31.74.06.000001. Anies didampingi Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat Sahrin Hamid betsama Ketua Dewan Pakar DPP Gerakan Rakyat Prof. Sulfikar Amir.

Dalam kesempatan tersebut, Anies mengucapkan rasa syukur atas konsistensi para pegiat perubahan yang sejak dua tahun terakhir membangun Gerakan Rakyat. “Sehingga kini telah memasuki tahap baru yang lebih terbuka dan inklusif”. Mulai hari ini kita memasuki babak baru, para pegiat perubahan memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat Indonesia. Untuk dapat ikut terlibat dan berjalan bersama dalam Gerakan Rakyat,” sebut Anies.
Selanjutnya, dia menyampaikan perjalanan dua tahun terakhir menjadi fondasi penting untuk melangkah ke fase berikutnya. “Dengan harapan besar terhadap terwujudnya Indonesia yang lebih adil, setara, sejahtera, dan berkelanjutan,” pinta Anies.
Dia menekankan betapa pentingnya semangat gotong royong dan keterbukaan sebagai kekuatan utama gerakan. Sebab, menurutnya, Gerakan Rakyat dibangun sebagai bahtera bersama yang hanya bisa bergerak maju jika dijaga kerapian barisan, ketertiban, serta kebermanfaatannya bagi masyarakat luas.
“Kendati yang berdiri di depan hanya beberapa orang, tetapi di belakang ada begitu banyak tangan yang bekerja”. Tentu ini merupakan kerja kolektif, dan itu yang harus terus kita rawat,” ucapnya.
Usai melakukan peluncuran, Anies menyerahkan KTA Gerakan Rakyat secara simbolis kepada perwakilan masyarakat dari berbagai latar belakang profesi. “Mulai dari pengemudi ojek daring, guru madrasah, pedagang kecil, ibu rumah tangga, hingga tenaga kesehatan tradisional. Tentu penyerahan KTA ini menjadi simbol keterbukaan Gerakan Rakyat bagi seluruh lapisan masyarakat,” simpulnya.
Sementara Ketua DPW Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan, Asri Tadda, menyambut peluncuran KTA tersebut sebagai momentum penting. Sekaligus mempertegas posisi Gerakan Rakyat dalam peta gerakan sosial nasional.
Melalui kehadiran langsung Anies Baswedan sekaligus penetapannya sebagai anggota kehormatan nomor satu, kata Asri, merupakan penegasan Gerakan Rakyat memiliki legitimasi moral dan ideologis yang kuat.
“Tetapi hari ini semuanya dapat menjadi lebih terang-benderang. Anies bukan sekadar tokoh inspiratif, tetapi telah menjadi bagian nyata dari Gerakan Rakyat,” beber Asri.
Lalu dia menilai momentum ini akan semakin memperkuat semangat kader dan simpatisan Gerakan Rakyat di daerah. Untuk terus bergerak menyuarakan cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial.
Asri menyebutkan selain bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, Gerakan Rakyat saat ini tengah mempersiapkan. Langkah lanjutan berupa pembentukan partai politik yang akan berdiri secara terpisah dari organisasi kemasyarakatan.
Dia menyampaikan In Syaa Allah ke depan akan lahir Partai Gerakan Rakyat. Sementara Ormas Gerakan Rakyat akan menjadi organisasi pendiri, sementara partai akan menjadi kendaraan politiknya,” tandasnya.
(FKT/MIN)














