Walikota Bengkulu: Tidak Boleh Ada Pungli di Pantai Panjang

METROINDONEWS.COM, BENGKULU – Tegas dalam berkomitmen, Pemerintah Kota Bengkulu menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk Pungutan Liar (Pungli) di kawasan wisata Pantai Panjang. Tak lain bertujuan demi menjaga kenyamanan pengunjung serta memperkuat citra destinasi unggulan tersebut.

“Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi ketika meninjau kawasan Pantai Panjang, Jumat (3/4) pagi”. Dalam kunjungan tersebut, dia didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Medy Pebriansyah, para asisten, staf ahli, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kebersihan kawasan wisata tetap terjaga”. Sekaligus memantau perkembangan bibit kelapa yang telah ditanam sebagai bagian dari upaya penghijauan di sepanjang pesisir pantai.

Dalam peninjauan tersebut, Dedy menekankan betapa pentingnya perawatan vegetasi di kawasan wisata. Dia bahkan menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk turut serta melakukan pemupukan bibit kelapa yang kini telah berusia sekitar enam bulan.

“Pertumbuhannya alhamdulillah baik, namun sebagian perlu dipupuk”. Mengapa kita ke sini, tentu saja bertujuan untuk memupuk bersama,” ucap Dedy.

Selain penghijauan, Pemkot Bengkulu juga memfokuskan perhatian pada pembenahan fasilitas pendukung wisata, khususnya gazebo. Seluruh gazebo ditargetkan berada dalam kondisi layak, bersih, dan tidak kumuh agar memberikan kenyamanan maksimal bagi wisatawan.

Menurut Dedy, pembenahan kawasan wisata tidak hanya menyangkut aspek fisik dan kebersihan. Tetapi juga tertuju pada kualitas pelayanan kepada pengunjung. Bahkan dia menilai pelayanan pascalibur Lebaran tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Meski masih terdapat sejumlah keluhan, jumlahnya disebut menurun drastis. Namun demikian, Dedy mengingatkan bahwa praktik pungutan di luar ketentuan resmi tidak boleh lagi terjadi di kawasan wisata mana pun di Kota Bengkulu.

“Saya ingin kota ini banyak dikunjungi orang, wisatawan menginap dan berbelanja di sini”. Dengan satu tujuan agar  masyarakat merasakan langsung dampak ekonominya,” imbuhnya.

(IR/MIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250