Menteri Perdagangan Budi Santoso Gaspol To School di SMK Wisudha Karya Kudus

METROINDONEWS.COM, KUDUS – Perubahan satu langkah kemajuan, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si., mengunjungi SMK Wisudha Karya Kudus dalam program Gaspol Goes To School, Kamis (12/3). Kedatangannya disambut langsung oleh Kepala Sekolah  SMK Wisudha Karya Kudus, Fakhrudin, S.Pd., bersama jajaran guru dan murid.

Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., Bupati Kudus Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, S.Ked., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Pengawas Pembina SMK Wisudha Karya Kudus, bersama Direktur Djarum Foundation Bakti Pendidikan.

“Kehadiran rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan sekolah, guru, serta perwakilan murid SMK Wisudha Karya Kudus”. Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah memperkenalkan berbagai program pendidikan vokasi yang dikembangkan. Terutama khususnya pada bidang teknik dan mekatronika maritim yang menjadi salah satu keunggulan sekolah.

Peninjauan Fasilitas dan Praktik Pembelajaran

Rombongan turut melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai fasilitas pembelajaran serta aktivitas praktik murid di lingkungan sekolah. Kegiatan diawali dengan kunjungan ke bridge simulator pada program keahlian Nautika Kapal Niaga. Kemudian berlanjut ke jurusan Teknika Kapal untuk melihat secara langsung proses praktik di bengkel teknik permesinan kapal yang digunakan. Dalam rangka perbaikan dan perakitan mesin kapal niaga.

Mendag Melakukan Peninjauan Fasilitas Pembelajaran

Disamping itu, rombongan juga mengunjungi laboratorium/bengkel kelistrikan kapal yang menunjang pembelajaran sistem kelistrikan, kontrol, dan automasi kapal niaga. Sementara di bidang teknik mesin, mereka meninjau proses produksi di fasilitas Teaching Factory sebagai wujud pembelajaran berbasis industri.

“Tak hanya itu, perhatian rombongan juga tertuju pada inovasi teknologi di jurusan Teknik Elektronika Industri, yang menampilkan berbagai karya robotika”. Mulai robot memasak (robot cooking), robot musik (drum), serta robot berbasis kecerdasan buatan (AI).

Program Gaspol Goes To School

Peninjauan ini menjadi bagian dari rangkaian program Gaspol Goes To School yang bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, serta dunia industri. Tentu saja dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan siap kerja.

Dukungan dan Harapan Pemerintah

Menteri Perdagangan RI, Dr. Budi Santoso, M.Si., menilai SMK Wisudha Karya Kudus. Memiliki potensi kuat dalam mencetak tenaga terampil yang dibutuhkan industri. Terutama pada sektor teknik dan mekatronika maritim.

“Dengan demikian, kami melihat langsung bahwa SMK Wisudha Karya memiliki fokus pada teknik dan mekatronika maritim”. Sekolah telah mencetak tenaga kerja terampil, dan tugas kami di pemerintah adalah membantu membuka pasar dan peluangnya,” ungkap Mendag Dr. Budi Santoso.

“Mengingat kita juga memiliki jaringan atase perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di berbagai negara”. Sehingga dapat menjadi jembatan bagi produk maupun jasa dari Indonesia untuk menembus pasar internasional,” ucapnya.

Dia menambahkan bahwa jaringan perdagangan internasional tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan lulusan SMK dengan mitra industri melalui skema business matching. Bahkan, peluang kerja dapat terbuka melalui jejaring perdagangan Indonesia di berbagai negara, termasuk di Tokyo dan Osaka, Jepang.

Tradisi Upacara Penyambutan

Sementara itu, Bupati Kudus, Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Terhadap pengembangan pendidikan vokasi di Kabupaten Kudus. Menurut Bupati, dukungan berbagai pihak sangat penting untuk memperkuat kualitas pendidikan kejuruan. Tentu agar mampu mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki daya saing tinggi,” sebutnya.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Bapak Menteri Perdagangan beserta jajaran”. Hal tersebut menjadi bentuk perhatian nyata terhadap pendidikan vokasi di daerah. Pemerintah Kabupaten Kudus berkomitmen, kata Bupati, untuk terus mendukung pengembangan SMK.  Bertujuan agar mampu mencetak generasi muda yang terampil, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja,” jelasnya.

“Melalui kegiatan Gaspol Goes To School ini diharapkan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, serta mitra pendidikan”. Semakin kuat dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang berkualitas.

Dengan sinergi tersebut, lulusan SMK diharapkan tidak hanya siap memasuki dunia industri. Tetapi justru mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi serta bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sesi Tanya Jawab dan Interaksi Dengan Murid

Sebelum meninggalkan SMK Wisudha Karya Kudus, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, M.Si., menyempatkan diri untuk berfoto bersama para murid serta berinteraksi secara langsung melalui sesi tanya jawab. Dalam suasana yang hangat dan penuh antusias, beberapa murid dari jurusan teknologi dan pelayaran. Langsung diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh Mendag.

“Sementara para murid yang mampu menjawab dengan baik mendapatkan apresiasi berupa hadiah langsung dari Menteri Perdagangan”. Momen tersebut tidak hanya menjadi ajang interaksi, tetapi juga mencerminkan kedekatan antara Bapak Menteri dengan warga SMK Wisudha Karya Kudus, khususnya para murid.

Kegiatan tersebut memberikan kesan mendalam serta menjadi motivasi tersendiri bagi para murid untuk lebih giat belajar. Dalam rangka meningkatkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di masa depan.

(TR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250