KPP Wilayah Timur 1 Bangun Sinergi Bersama Kasatlak Pendidikan Duren Sawit

METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Tupoksi dalam tugas, Komunitas Pewarta Pendidikan (KPP) Wilayah Timur 1, melakukan audensi bersama Kasatlak Pendidikan Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur, Farida Farhah, Kamis (29/1). Dalam kesempatan tersebut Sekretaris KPP, Faruhum Simbolon, menyampaikan sejumlah persoalan terkait hubungan kemitraan. Dengan pihak sekolah yang berada di Kecamatan Duren Sawit, mengalami hambatan dan berbagai kendala di lapangan.

“Mengingat, kata Faruhum, selama ini hubungan kemitraan dengan sejumlah pihak sekolah berjalan dengan cukup baik”.

Namun kini timbul kendala? sebenarnya apa yang telah terjadi, kata Faruhum, di hadapan Kasatlak.

Menurut dia, jalinan kemitraan yang sudah terbina, alangkah baiknya agar tetap berlanjut, sepanjang tidak menyebabkan masalah. “Jika pun ada masalah, masih ada cara yang lebih bijak dalam hal tersebut dalam penyelesaiaannya. Karena kemitraan tersebut sudah terjalin sejak lama,” ucap Faruhum.

Setelah dengan seksama mendengar sejumlah masukan dari Sekretaris KPP tersebut, Kasatlak Duren Sawit Farida Farhah, menyampaikan permohonan ma’af, bila terjadi mis komunikasi antara dirinya dengan rekan-rekan wartawan. Tetapi jika ada informasi menyebutkan bahwa Kasatlak yang menyebabkan timbulnya persoalan antara wartawan dan para kepala sekolah. Hal tersebut tidak benar,” tegasnya.

“Tak ada perintah atau arahan kepada kepala sekolah agar memutus hubungan kemitraannya dengan para wartawan”.

Menurut Farida, wartawan adalah mitra kerja yang saling mendukung dalam tugas profesi masing-masing, bukan saling menyudutkan dalam sebuah persoalan.

“Tentu akan dikomunikasikan kembali kepada para kepala sekolah terkait kemitraan berlangganan koran tersebut”. Setelah terjalin kemitraan kembali, jangan lupa memberikan suport juga terhadap sekolah bila ada kegiatan yang ingin di publikasikan,” pintanya.

Sementara Ketua KPP Jakarta Timur, Richad Purba, menambahkan jika memang demikian kita akan melaksanakannya, sesuai apa yang di harapkan oleh Ibu Kasatlak. “Karena tak ada yang sempurna, bila ada kekurangan dalam pekerjaan maka saling memperbaiki,” imbuhnya.

(MIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250