METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Butuh ketegasan, Pakar hukum internasional Sutan Nasomal menyampaikan kecaman keras terhadap dugaan penggunaan senjata termobarik dan termal dalam konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina. Pernyataan tersebut disampaikan kepada sejumlah pimpinan redaksi di Jakarta, Rabu (19/2).
Dalam keterangannya, Prof Sutan Nasomal yang dikenal sebagai pemerhati hak asasi manusia internasional. Dia menilai bahwa penggunaan senjata dengan daya hancur tinggi merupakan kejahatan serius yang tidak dapat diabaikan oleh masyarakat dunia.
Sultan Nasomal juga meminta Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesiapsiagaan nasional. Terutama dalam menghadapi dampak geopolitik dari konflik internasional yang terus berkembang.
“Indonesia harus tetap siaga menghadapi segala kemungkinan situasi global”. Selain diplomasi, kesiapan pertahanan modern juga perlu diperhatikan,” ujar Sutan Nasomal.
Menurutnya, laporan sejumlah media internasional menyebutkan dugaan penggunaan senjata termobarik yang memiliki efek panas sangat tinggi. Namun, dia mengatakan bahwa informasi tersebut tetap perlu diverifikasi melalui investigasi independen lembaga internasional.
Laporan yang beredar, termasuk dari media The Times of India dan jaringan Al Jazeera, menyebutkan adanya investigasi. Terkait dampak serangan yang menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar di wilayah Gaza.
Sutan Nasomal menilai konflik berkepanjangan di kawasan tersebut. Telah menimbulkan krisis kemanusiaan yang memprihatinkan dan mendesak para pemimpin dunia untuk memperkuat upaya perdamaian.
Dia mengajak seluruh negara untuk mengedepankan jalur diplomasi internasional serta penegakan hukum humaniter guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.
(LD/TR)














