Empati Negara, Mensos Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir

METROINDONEWS.COM, SUMUT – Memberi ruang kehidupan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyerahkan santunan ahli waris secara simbolis kepada 13 keluarga korban banjir di Sumatra Utara sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat terdampak bencana, Sabtu (31/01).

“Penyerahan santunan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan korban bencana alam mendapatkan perhatian, perlindungan, serta dukungan nyata dari negara melalui Kemsos.

Dengan demikian, secara keseluruhan, santunan ahli waris akan diberikan kepada 365 jiwa di Sumatra Utara dengan total nilai mencapai Rp5,4 miliar. Bantuan tersebut disalurkan secara bertahap berdasarkan hasil asesmen pemerintah daerah.

“Sedangkan proses penyaluran santunan dilakukan setelah pemerintah kabupaten dan kota mengusulkan data korban melalui mekanisme yang telah ditetapkan”. Bertujuan agar bantuan dapat diterima tepat sasaran oleh keluarga yang berhak.
Kegiatan penyerahan santunan tetsebut berlangsung dalam rangkaian Dialog Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 1 Deli Serdang.

“Pada kesempatan itu, Gus Ipul mengungkapkan kehadiran pemerintah tidak hanya pada saat tanggap darurat”. Tetapi juga dalam tahap pemulihan sosial masyarakat pascabencana,” ujarnya.

Kendati demikian, kata Mensos, santunan ahli waris bukan sekadar bantuan materi. Melainkan bentuk empati negara kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana.

Selain menyerahkan santunan, Gus Ipul, turut berdialog langsung dengan para siswa Sekolah Rakyat untuk mendengar pengalaman belajar mereka selama mengikuti pendidikan di lembaga tersebut.

Tentu saja dia menanyakan berbagai hal terkait proses belajar, fasilitas pendidikan, hingga kebutuhan yang masih diperlukan oleh para siswa agar pembelajaran berjalan lebih optimal.

“Dialog tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan layanan pendidikan di Sekolah Rakyat”. Sejatinya, benar-benar dapat memberikan manfaat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan terdampak kondisi sosial ekonomi”.

Gus Ipul menilai Sekolah Rakyat menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang layak bagi anak-anak.

Mensos memastikan bahwa perlindungan sosial yang diberikan pemerintah tidak hanya menyentuh aspek ekonomi. Tetapi juga pendidikan dan kesejahteraan jangka panjang,” tandasnya.

(TN/IRS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250