METROINDONEWS.COM, JAKARTA – Subtansi disiplin tugas, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengingatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sejauh ini sedang dalam pengawasan ketat akibat ketidakpuasan publik hingga tingkat pimpinan.
“Purbaya mengatakan ia telah meminta Presiden Prabowo Subianto memberi waktu satu tahun untuk menata kembali kinerja lembaga tersebut sebelum diambil langkah lebih drastis”.
Dia mengatakan sekitar 16.000 pegawai berada dalam posisi rentan jika upaya pembenahan gagal, sehingga dorongan perbaikan kinerja menjadi prioritas.
“Sebagai bagian dari rencana pembenahan, Kementerian Keuangan menyoroti percepatan digitalisasi dan penerapan teknologi untuk memperkecil celah penyelewengan,” beber Purbaya.
Kemudian dia menyebut langkah-langkah seperti penggunaan kecerdasan buatan dan peningkatan sistem digital di kantor-kantor bea cukai. Untuk mampu mendeteksi praktik seperti under-invoicing.
Untuk itu, Menkeu optimistis kemajuan tersebut akan memperbaiki kinerja dalam waktu dekat.
(HRN/BA)














