Bongkar Transaksi BBM Solar Ilegal di SPBU, Anggota DPRD Jember Dikeroyok

METROINDONEWS.COM, JEMBER – Tegas dengan resiko, .Anggota DPRD Jember Jawa Timur, David Handoko Seto, dikeroyok belasan orang saat mengungkap dugaan transaksi solar subsidi ilegal.

Transaksi itu berlangsung di sebuah SPBU di Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember, Sabtu (14/3) dini hari.
Padahal SPBU tersebut tidak beroperasional 24 jam.
BBM solar subsidi dibeli menggunakan empat drum.

“Dalam pengungkapan transaksi solar subsidi ilegal ini sempat diwaranai aksi kejar-kejaran”..

Bahkan mobil David Handoko Seto sempat ditabrak truk yang membawa drum BBM solar ilegal tersebut.

Menurut David Handoko Seto, kejadian itu bermula saat dia menerima laporan warga tentang aktivitas pengisian BBM yang mencurigakan di SPBU Kecamatan Sumbersari. Tentu saja setelah mendapat informasi tersebut, David yang juga Ketua Baret Rescue Jember, mendatangi lokasi untuk memastikan kebenaran kabar yang diperoleh.

“Ketika tiba dilokasi itu, dia mendapati sebuah truk bernomor polisi DK 8464 AS sedang mengisi biosolar bersubsidi ke empat drum yang berada di bak kendaraan”. 
Sehingga David menilai ada sejumlah kejanggalan dalam kejadian tersebut.

Menurutnya., pengisian BBM dilakukan dini hari padahal SPBU tersebut tidak beroperasi 24 jam. Selain itu lampu SPBU juga dimatikan saat pengisian berlangsung. 

Ketegangan mulai terjadi ketika rombongan sampai di sebuah jembatan besi di jalur utama Desa Pontang Ambulu. 
Namun truk tiba-tiba memperlambat kendaraan sebelum jembatan. 
Di lokasi tersebut, kata David, sudah ada sekitar 15 pemuda dengan beberapa sepeda motor. 
Diduga, mereka merupakan rekan dari pihak yang terkait dengan truk tersebut. 

“Ketika mencoba kembali mengadang truk, mobil David menabrak pagar pembatas jembatan”.
Tak lama setelah itu, dia dikeroyok oleh para pemuda yang sudah menunggu dilokasi tersebut.

“Kesimpulan sementara, ternyata indikasinya mengaraah bahwa mereka adalah teman-temannya si mafia BBM ini,” sebutnya.

David mengaku melihat sebuah mobil lain yang diduga mengikuti truk tersebut sejak dari SPBU hingga ke Ambulu. 
Melalui kejadian tersebut dia menduga mobil itu milik pihak yang mengendalikan aktivitas pengangkutan solar subsidi ilegal tersebut. 

Karena atas dugaan pelanggaran tersebut, David, lantas melaporkannya ke Polres Jember. 
Kemudian dia berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi tersebut.

(TM/TR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250