31 Oktober 2026 22.54 WIB

METRO INDO NEWS

Terkini dan Terpercaya

Terkini

TNI/Polri

Bentengi Generasi Muda, Polsek Kubu Sosialisasi Anti Radikalisme di SMA N 1 Jojol

Polsek Kubu bersama Koramil 04 Kubu dan Kesbangpol Rokan Hilir menyosialisasikan pencegahan radikalisme dan terorisme kepada ratusan siswa dan guru SMA N 1 Jojol, Kamis (29/10).

Foto: Metro Indo News

METROINDONEWS.COM, ROKAN HILIR – Bergerak dalam tugas, Polsek Kubu bersama Koramil 04 Kubu dan Kesbangpol Kabupaten Rokan Hilir menggelar sosialisasi pencegahan dini radikalisme dan terorisme di SMA N 1 Jojol, Kecamatan Kubu Babussalam, Kamis (29/10) pagi.

Kegiatan dihadiri Kepala SMA N 1 Jojol Rahmad Azhari, Danramil 04 Kubu Kapten Inf Anwarsyah Siregar, Kanit Reskrim Polsek Kubu Ipda Bayu Arisandi, S.H., serta Staf Kesbangpol Kabupaten Rokan Hilir, Eva. Materi disampaikan kepada ratusan siswa dan guru dengan harapan dapat membentengi generasi muda dari paparan ideologi yang merugikan bangsa dan negara.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kubu AKP Rudi Artono Sitinjak, S.H., didampingi Kasi Humas Polres Rokan Hilir IPDA Anton, S.H., menyampaikan bahwa pencegahan sejak dini adalah langkah paling strategis.

“Generasi muda adalah aset terbesar bangsa. Tentu kita tidak boleh membiarkan mereka terpapar paham radikalisme dan terorisme yang dapat merugikan diri sendiri, masyarakat, maupun negara. Karena sekolah menjadi benteng pertama, kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan penuh kepolisian, dengan tujuan melindungi lingkungan pendidikan dari pengaruh ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” ungkap Rudi.

Pihaknya juga mengajak para siswa berperan aktif sebagai agen perubahan dan pelapor jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.

“Kami berharap adik-adik siswa menjadi generasi yang kritis, cerdas memilah informasi, dan berani melapor. Jika mengetahui atau menemukan indikasi penyebaran paham radikal di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada guru, Bhabinkamtibmas, atau langsung ke Polsek Kubu terdekat. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Jojol Rahmad Azhari mengapresiasi kegiatan tersebut. “Segenap siswa memperoleh tambahan ilmu tentang ideologi yang bertentangan dan sangat merugikan kita semua,” pungkasnya, Sabtu (31/10).

Terlihat, sesi tanya jawab berjalan antusias. Siswa banyak bertanya mengenai ciri-ciri paham radikal, cara penyebarannya, dan langkah pencegahannya. Kegiatan berakhir pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.

Penulis: MO

Ditulis oleh

Redaksi Metro

Reporter di desk TNI/Polri. Menulis tentang kebijakan publik, kota, dan kehidupan sehari-hari.

Newsletter pagi

Satu email, semua yang perlu kamu tahu sebelum rapat pertama.

Ringkasan pilihan redaksi setiap pukul 06.00 WIB. Tanpa klik umpan, tanpa basa-basi.