30 Oktober 2026 20.39 WIB

METRO INDO NEWS

Terkini dan Terpercaya

Terkini

Berita

Peluncuran WARUNG RIMBUN Menuju Pembangunan Tanggamus Lebih Terbuka

Foto: Metro Indo News

METROINDONEWS.COM, KAB. TANGGAMUS – Mengawali perubahan tugas, Pemerintah Kabupaten Tanggamus mulai memperkuat pola perencanaan pembangunan yang lebih kolaboratif melalui peluncuran Wadah Urun Rembuk Perencanaan dan Inovasi Pembangunan (WARUNG RIMBUN). Inovasi tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk menyatukan gagasan, menyelaraskan data, dan merumuskan solusi. Tentu atas berbagai persoalan pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat.

Peluncuran WARUNG RIMBUN berlangsung di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus, dilansir Jum’at (30/10) yang dipimpin Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama kolaborasi perencanaan pembangunan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., yang dibacakan Wakil Bupati Agus Suranto, mengatakan perencanaan pembangunan tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif atau menghasilkan tumpukan dokumen tanpa dampak nyata bagi masyarakat.

“Perencanaan pembangunan daerah bukanlah sekadar rutinitas administratif tahunan, atau sekadar menyusun dokumen belaka”. Melainkan, perencanaan yang baik harus mampu menjawab persoalan riil di tengah masyarakat, berbasis data yang akurat, dan terintegrasi. Sekaligus berorientasi pada hasil nyata yang membawa kemaslahatan,” kata Bupati.

Mengingat, WARUNG RIMBUN dirancang sebagai wadah yang mempertemukan pemerintah, akademisi, dunia usaha, tokoh masyarakat, media, dan berbagai pemangku kepentingan. Untuk dapat duduk bersama membahas kebutuhan daerah sekaligus merumuskan langkah penyelesaian yang lebih terarah.

“WARUNG RIMBUN hadir bukan untuk menambah alur birokrasi, melainkan sebagai simpul kolaborasi,” ucapnya.
Melalui inovasi ini, Pemkab Tanggamus ingin memastikan bahwa kebijakan dan program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri. Setiap perangkat daerah diharapkan mampu meninggalkan ego sektoral, menyatukan persepsi, serta memperkuat koordinasi. Tak lain agar program yang disusun benar-benar menjawab prioritas kebutuhan masyarakat.

Bupati juga mengingatkan agar WARUNG RIMBUN tidak berhenti pada peluncuran dan penandatanganan komitmen semata. Wadah tersebut diharapkan segera bekerja membahas persoalan strategis. Mulai dari tentang pengelolaan sampah, pengembangan industri daerah, hingga pemerataan infrastruktur dasar.

Dalam pengelolaan persampahan, misalnya, dibutuhkan langkah terpadu yang mencakup perubahan perilaku masyarakat. Disamping, ketersediaan sarana dan prasarana, serta penguatan regulasi melalui pengesahan Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS).
Sementara itu, pengembangan industri daerah perlu didukung perencanaan yang matang melalui penyusunan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK).

Sehingga dengan diluncurkannya WARUNG RIMBUN, Pemkab Tanggamus berharap proses perencanaan pembangunan. Terus semakin terbuka terhadap aspirasi, lebih kuat dalam penggunaan data, dan mampu menyatukan potensi daerah menjadi program yang memberikan manfaat nyata.
“Mari kita satukan data, petakan potensi, dan rencanakan pembangunan bersama-sama untuk kemajuan Tanggamus tercinta, demi anak cucu dan generasi mendatang,” tutup Bupati.

(MLN/BA)

Ditulis oleh

REDAKSI

Reporter di desk Berita. Menulis tentang kebijakan publik, kota, dan kehidupan sehari-hari.

Newsletter pagi

Satu email, semua yang perlu kamu tahu sebelum rapat pertama.

Ringkasan pilihan redaksi setiap pukul 06.00 WIB. Tanpa klik umpan, tanpa basa-basi.